Rabu, 07 Januari 2015

TOR GERAKAN WONOSOBO SEKOLAH

Bagi sebuah bangsa di negara berkembang, pendidikan menjadi salah satu pilar penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kualitas pendidikan di suatu negara berbanding lurus dengan kualitas masyarakatnya. Semakin baik pendidikannya, semakin berkualitas pula masyarakat. Tak berlebihan kiranya jika pendidikan ibarat katalisator yang mempercepat proses memajukan kehidupan bangsa. Oleh karena itu sudah selayaknya pendidikan mendapat perhatian utama di suatu negara.

Di negara Indonesia, pendidikan telah menjadi isu utama bahkan sejak pertama kali republik ini didirikan, seperti yang tercantum dalam UUD Dasar 1945, yang sebagiannya berbunyi "mencerdaskan kehidupan bangsa."

Salah satu jalan yang dapat ditempuh untuk menuju cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa adalah melalui jalur pendidikan, terutama pendidikan formal. Melalui pendidikan formal yang diselenggarakan pemerintah, setiap penduduk Indonesia diharapkan akan mampu menjadi individu-individu yang cerdas, berkualitas, dan mampu bersaing dengan tantangan global. Maka adalah kewajiban bagi seluruh elemen masyarakat untuk turut serta berkontribusi, sekecil apapun bentuknya, pada dunia pendidikan di Indonesia demi terwujudnya cita-cita masyarakat Indonesia yang cerdas.

Namun, jika melihat pada realitas yang ada, akses pendidikan tampaknya belum dapat dinikmati secara merata bagi seluruh masyarakat Indonesia. Di satu sisi anak-anak di daerah perkotaan dapat dengan mudah mengakses sekolah-sekolah mereka, tetapi di sisi yang lain di daerah pelosok tertentu anak-anak sekolah perlu menempuh jalan yang terjal untuk sampai di sekolah.

Salah satu daerah yang tingkat pendidikannya masih perlu dikembangkan adalah kabupaten Wonosobo. Dalam laporan statistik tahunan Kabupaten Wonosobo, jumlah anak-anak usia sekolah, terutama usia sekolah menengah pertama, yang melanjutkan pendidikan formal masih rendah. Menurut data susenas (2013), tahun 2013 Angka Partisipasi Sekolah di usia 16-18 tahun hanya 37,42%. Oleh karena itu, perlu adanya kepedulian bersama supaya pendidikan di Wonosobo lebih maju.

Untuk mewujudkan cita-cita ini, kami mengundang baik para mahasiswa maupun alumni dari universitas manapun di Indonesia yang menjadi bagian dari masyarakat Wonosobo, untuk bergabung bersama dan berbagi pengalaman serta motivasi tentang pentingnya pendidikan di Wonosobo. Tujuan utama program ini adalah menanamkan kesadaran pentingnya pendidikan bagi generasi muda, khususnya di Wonosobo, sehingga mereka dapat menjadi generasi yang lebih baik dari generasi-generasi sebelumnya.

Beberapa pihak yang mendukung kegiatan ini antara lain pemda Wonosobo melalui dinas pendidikan, Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Wonosobo, Forum Keluarga Alumni (Forka) APDN-IIP-STPDN-IPDN Wonosobo serta mahasiswa Wonosobo yang kuliah di luar Wonosobo. Bentuk kegiatan tersebut adalah dengan terjun langsung ke sekolah-sekolah khsususnya SMP di seluruh Wonosobo.

Adapun materi yang disampaikan di sekolah-sekolah antara lain:
  1. Kisah hidup dari awal sekolah sampai sekarang, mulai dari diri sendiri keluarga dan lingkungan sekitar. Hal yang diceritakan berkaitan dengan kondisi ekonomi, sarana prasarana dan faktor-faktor yang menyebabkan narasumber bisa seperti sekarang.
  2. Penjelasan mengenai pentingnya pendidikan. Dalam hal ini lebih spesifik pada pentingnya melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.
  3. Penjelasan mengenai kemudahan yang akan diperoleh di jenjang SMA seperti syarat, beasiswa, fasilitas, dll.
  4. Menganalisis latar belakang mengapa banyak siswa kelas 3 SMP yang tidak akan melanjutkan sekolah dan memberikan saran dan motivasi atas permasalahan terebut.

Setelah menyelesaikan kegiatan di sekolah, diharapkan salah satu dari nara sumber  mendokumentasikan kegiatan tersebut yang berupa foto dan catatan singkat. Catatan singkat ini meliputi jalannya kegiatan, serta permasalahan yang terjadi di sekolahan tersebut. Selanjutnya dokumentasi tersebut dapat dikirim via email wonosobosekolah@gmail.com atau diupload di Facebook “Wonosobo Sekolah”. Untuk mempermudah koordinasi bisa follow twitter @wonosobosekolah atau HP di 085643807781 (Najmu). 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar